Bakalbeda.com - Kasus yang menyeret nama Vadel Badjideh belum berakhir. Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pencabulan atau persetubuhan anak di bawah umur kasus yang pertama kali dilaporkan oleh Nikita Mirzani sang ibu tunggal ini kembali angkat suara.
Bagi Nikita, status tersangka bagi Vadel bukanlah akhir. Ia bertekad membawa laporan baru. Kali ini, bukan hanya tentang pencabulan, tetapi dugaan kekerasan yang dialami oleh putrinya, Lolly.
“Saya dengar ceritanya ada kekerasan,” ujar Nikita. Informasi ini, katanya, ia peroleh dari pengakuan Lolly sendiri, yang dibantu oleh Bude dan Pakde.
Sebagai seorang ibu, Nikita mengaku hatinya hancur. Mendengar kisah Lolly membuatnya tak kuasa menahan air mata.
Ia merasa telah memberikan kasih sayang dan perlindungan terbaik untuk putrinya, namun tetap harus menghadapi kenyataan pahit ini.
“Laura itu anak perempuan semata wayang gue. Dari masih di perut, melahirkan, membesarkan, gue yang melakukannya sendiri,” tegasnya.
Ia menepis tudingan bahwa dirinya menelantarkan Lolly. Justru, kata Nikita, ia berusaha memberikan pendidikan terbaik dengan mengirimkan putrinya ke London.
“Laura itu anak perempuan semata wayang gue. Dari masih di perut, melahirkan, membesarkan, gue yang melakukannya sendiri,” tegasnya.
Ia menepis tudingan bahwa dirinya menelantarkan Lolly. Justru, kata Nikita, ia berusaha memberikan pendidikan terbaik dengan mengirimkan putrinya ke London.
Walau akhirnya Lolly tidak menyelesaikan studinya di sana, Nikita tetap yakin bahwa ia telah berusaha semaksimal mungkin.
“Saya nggak pernah menelantarkan dia. Kalau dibilang menelantarkan, mungkin karena Laura nakal. Tapi nakalnya masih sewajarnya anak-anak seusianya,” tambahnya.
Kasus ini belum berujung. Laporan baru segera menyusul. Dan di balik semua ini, satu pertanyaan besar mengemuka: apakah keadilan akan benar-benar berpihak kepada korban?
“Saya nggak pernah menelantarkan dia. Kalau dibilang menelantarkan, mungkin karena Laura nakal. Tapi nakalnya masih sewajarnya anak-anak seusianya,” tambahnya.
Kasus ini belum berujung. Laporan baru segera menyusul. Dan di balik semua ini, satu pertanyaan besar mengemuka: apakah keadilan akan benar-benar berpihak kepada korban?
0Comments